Naruto Uzumaki Pointing Finger

Random Post







Century21-Tips Mencari Apartemen

Minggu, 04 Desember 2011

Sobat, Di zaman modern saat ini, apartemen bukan hal mewah lagi. Penduduk ibu kota Jakarta menganggap apartemen sudah menjadi bagian dah kebutuhan. kondisi jalanan yang sering macet membuat apartemen mulai banyak dilirik orang, termasuk apartemen bersubsidi yang harganya sedikit miring.

Agar sobat tak salah memilih apartemen, berikut tip aman memilih apartemen yang pas dengan kebutuhan.

Pertama: lihat lokasinya.

Selayaknya memilih rumah, lokasi juga berpengaruh penting dalam hal pemilihan apartemen. Apalah artinya apartemen berharga murahnamun letaknya kurang strategis, jauh kemana-mana. Apartemen yang lokasinya strategis akan memudahkan penghuninya beraktivitas, menghemat waktu serta biaya transportasi.

Kedua: lihat siapa pengembangnya.

Pastikan apartemen yang sobat pilih dibangun oleh pengembang yang profesional, bertanggung jawab, serta memiliki track record yang bagus. Hal ini dimaksudkan agar sobat tidak perlu direpotkan oleh urusan lift macet, kesulitan air bersih, listrik, hingga urusan sampah.


Ketiga: lihat fasilitas apa saja yang diberikan.

Asyik bukan, bila apartemen yang dipilih memberikan fasilitas kolam renang gratis, security 24 jam, sampai cleaning service yang beroperasi setiap hari. Namun biasanya, semakin banyak fasilitas yang diberikan pengelola, harga apartemen akan semakin tinggi.(gubraakk!)



Terakhir: lihat jumlah service charge per bulanannya.
Untuk sejumlah fasilitas umum seperti lift,pengelolaan sampah, dan security, biasanya penghuni akan dikenakan service charge. Jumlah ini umumnya berbeda di setiap apartemen. Biasanya, service charge dipatok mulai rp250 ribu sampai rp600 ribu, tergantung tipe apartemen yang sobat pilih. Dalam kondisi keuangan yang kepepet, jumlah ini tentu akan sangat berarti. Maka, agar biaya ini tidak memberatkan di kemudian waktu, usahakan untuk memilih apartemen dengan biaya service charge per bulan yang tidak terlalu mahal.

Maka dari itu, untuk mencari sebuah apartemen yang kompetitif, sobat wajib berkenalan dengan broker yang satu ini.






CENTURY 21 adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang franchisor sales real estate, housing, dan property. 
Century 21 adalah  Real Estate Family yang tersebar di lebih dari 60 negara, dengan lebih dari 8.800 kantor yang dioperasikan secara mandiri, dan ditunjang dengan 150.000 Marketing Associates di seluruh dunia. Di Indonesia, CENTURY 21 diakui sebagai FRANCHISE TOP OF MIND 2011dan FRANCHISE BEST SELLER 2010 kategori Bisnis Broker Property versi Majalah info Franchise Indonesia. CENTURY 21 Indonesia kini diakui juga oleh dunia dengan penghargaanTHE CENTURION AWARDdidapatkan melalui CENTURY 21 Pertiwi dalam kategori Penjualan Unit Terbanyak.


Belum lama ini, CENTURY 21 Real Estate LLC, sebagai franchisor sales real estate terbesar di dunia,  dengan bangga mengumumkan situs Web-nya, yakni century21.com, mendapat penghargaan dari Asosiasi Web Marketing pada OMMA Award dalam hal kreativitas pemasaran online belum lama ini di Amerika Serikat.  

"Kami mendapat penghargaan karena CENTURY 21 mampu menyempurnakan efektivitas pemasaran interaktif secara online. Strategi digital kami terus untuk mendorong hasil dan memberikan nilai bagi CENTURY 21 ® System members. Sejak tahun lalu, kami telah mendorong 65 persen lebih mengarah ke franchise dan menariknya penurunan biaya kami hingga 50 persen,” kata Vev Thorne, Senior Vice President Marketing CENTURY 21 Real Estate LLC.

The OMMA Award, menghargai CENTURY 21 Real Estate terkait pemasaran dengan menggunakan mesin pencari Mediacom Search, sebuah divisi dari GroupM Search. Selanjutnya, melalui strategi segmentasi konsumen canggih yang dipadukan dengan mesin pencarian yang handal membuat hubungan dengan konsumen menjadi lebih baik dan bisa mengakses dimana pun konsumen berada. 
Sejak peluncuran kembali tahun lalu, situs tersebut telah diperbarui dengan lebih inovatif terutama dalam menghadapi tuntutan di abad 21. Wuihh mantap kan sobat !



Nah sobat, ingat ! Berhati - hatilah dalam membeli apartemen !





Jangan sampai uang sobat sia - sia dengan membeli aparteman yang tidak bermutu atau malah kena tipu?! (upss)





Emoticon Blogspot

Senin, 28 November 2011

Kali ini ane bakal share sejelas jelas nya tentang emotikon untuk komentar di blog.
Nah, buat kalian yang ingin blog nya tampak cantik dengan tampilan komentar yang imut-imut berkat emotikon, inilah saatnya !!!
Let's Check It Out..


Langkah 1
  • Login ke blogger anda.
  • Klik design kemudian edit template.
  • Klik centang pada pilihan expand widget templates.
  • Tekan tombol CTRL + F pada keyboard anda untuk mengaktifkan modus pencarian.
  • Cari kode ]]></b:skin> pada template yang anda gunakan.
  • Copy / Paste kode di bawah ini dan letakan di atas kode ]]></b:skin>
  • Kode : con { margin: 0px 0px 0px 5px; }
  • Jadinya akan seperti ini :





Langkah 2
  • Cari kode <data:blogCommentMessage/> atau yang mirip dengan kode tersebut.
  • Tambahkan kode di bawah ini dan letakan di atas dan di bawah kode <p><data:blogCommentMessage/></p>
  • Kode : <dd class='emoticon'>        </dd>
  • Jadinya akan seperti ini :



Langkah 3
  • Cari kode <data:comment.body/> atau yang mirip dengan kode tersebut.
  • Tambahkan kode di bawah ini dan letakan di atas dan di bawah kode <data:comment.body/>.
  • Kode : <dd class='emoticon'>        </dd>
  • Jadinya akan seperti ini :





Langkah 4
  • Cari kode <p class='comment-footer'> atau yang mirip dengan kode tersebut.
  • Tambahkan kode di bawah ini dan letakan di bawah kode <p class='comment-footer'>.
  • Kode :
<hr/> <div align='center'><span>&lt;a href=&quot;javascript:animatedcollapse.toggle(&#39;cemo&#39;)&quot;&gt;<span style='color: #FE2E2E;'><b>Yahoo Emoticon</b></span>&lt;/a&gt;</span><b style='color: #FE2E2E;'> | </b>&lt;a href=&quot;javascript:animatedcollapse.toggle(&#39;uiemo&#39;)&quot;&gt;<span style='color: #FE2E2E;'><b>Upin&amp;Ipin Emoticon</b></span>&lt;/a&gt;<b style='color: #FE2E2E;'> | </b>&lt;a href=&quot;javascript:animatedcollapse.toggle(&#39;kkemo&#39;)&quot;&gt;<span style='color: #FE2E2E;'><b>KasKus Emoticon</b></span>&lt;/a&gt;</div> 
<br/>
<center>
<div id='cemo' style='border: 1px solid #666666; -moz-border-radius:8px; -webkit-border-radius:8px; padding: 5px; background: #ebe9da; none repeat scroll 0% 0%; width: 510px; text-align: left; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: auto;'><center>
<b>
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/21.gif'/>
:))
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/100.gif'/>
:)]
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/71.gif'/>
;))
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/5.gif'/>
;;)
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif'/>
:D
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/3.gif'/>
;)
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/10.gif'/>
:p
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/20.gif'/>
:((
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif'/>
:)
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/2.gif'/>
:(
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/8.gif'/>
:X
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/12.gif'/>
=((
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/13.gif'/>
:-o
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif'/>
:-/
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/11.gif'/>
:-*
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/22.gif'/>
:|
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/35.gif'/>
8-}
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/102.gif'/>
~x(
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/104.gif'/>
:-t
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/66.gif'/>
b-(
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/62.gif'/>
:-L
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/14.gif'/>
x(
<img border='0' src='http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/24.gif'/>
=))
</b></center></div></center>
<center>
<div id='uiemo' style='display:none; border: 1px solid #666666; -moz-border-radius:8px; -webkit-border-radius:8px; padding: 5px; background: #ffffff; none repeat scroll 0% 0%; width: 510px; text-align: left; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 110px;'><center>
<b><img height='50' src='http://lh3.ggpht.com/_UEOySJCSmVg/TC1_y45CSbI/AAAAAAAAA78/QsXnQdLYu7A/s800/ehsan01.gif' width='50'/>
:a:
<img height='50' src='http://lh4.ggpht.com/_UEOySJCSmVg/TC1_zL6GKxI/AAAAAAAAA8A/hhFDtKzpMJo/s800/ehsan02.gif' width='50'/>
:b:
<img height='50' src='http://lh3.ggpht.com/_UEOySJCSmVg/TC1_zFOpRNI/AAAAAAAAA8E/IgAjo0-WC3k/s800/fizi01.gif' width='50'/>
:c:
<img height='50' src='http://lh6.ggpht.com/_UEOySJCSmVg/TC1_zAkM1fI/AAAAAAAAA8I/WbE7K08g2zU/s800/ipin01.gif' width='50'/>
:d:
<img height='50' src='http://lh5.ggpht.com/_UEOySJCSmVg/TC1_zSnurLI/AAAAAAAAA8M/SE6ijbGGRgY/s800/ipin02.gif' width='50'/>
:e:
<img height='50' src='http://lh4.ggpht.com/_UEOySJCSmVg/TC2ACEPepaI/AAAAAAAAA8Q/Mr3O2IY_PwY/s800/kakros01.gif' width='50'/>
:f:
<img height='50' src='http://lh4.ggpht.com/_UEOySJCSmVg/TC2ACUO5MxI/AAAAAAAAA8U/lOZem_1eYzA/s800/kakros02.gif' width='50'/>
:g:
<img height='50' src='http://lh6.ggpht.com/_UEOySJCSmVg/TC2ACWDn6NI/AAAAAAAAA8Y/BdPtc9HGzbc/s800/mail01.gif' width='50'/>
:h:
<img height='50' src='http://lh6.ggpht.com/_UEOySJCSmVg/TC2ACXXjJ6I/AAAAAAAAA8c/afGmF42wKNk/s800/upin01.gif' width='50'/>
:i:
<img height='50' src='http://lh3.ggpht.com/_UEOySJCSmVg/TC2ACt_jfiI/AAAAAAAAA8g/b0tn4s4TpUU/s800/upin02.gif' width='50'/>
:j:
</b></center></div></center>
<center>
<div id='kkemo' style='display:none; border: 1px solid #666666; -moz-border-radius:8px; -webkit-border-radius:8px; padding: 5px; background: #ffffff; none repeat scroll 0% 0%; width: 510px; text-align: left; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; height: 110px;'><center>
<b><img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_sundul.gif' width='40'/>
:ka:
<img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/s_big_cendol.gif' width='40'/>
:kb:
<img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_shakehand2.gif' width='40'/>
:kc:
<img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_ngakak.gif' width='40'/>
:kd:
<img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_pertamax.gif' width='40'/>
:ke:
<img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_mewek.gif' width='40'/>
:kf:
<img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_siul.gif' width='40'/>
:kg:
<br/><img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_nosara.gif' width='40'/>
:kh:
<img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_takut.gif' width='40'/>
:ki:
<img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_tkp.gif' width='40'/>
:kj:
<img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_marah.gif' width='40'/>
:kk:
<img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_I-Luv-Indonesia.gif' width='40'/>
:kl:
<img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_hoax.gif' width='40'/>
:km:
<img src='http://i939.photobucket.com/albums/ad239/saifulanwar_album/kaskus%20emoticon/th_berduka.gif' width='40'/>
:kn:
</b></center></div></center> 
  • Jika kode <p class='comment-footer'> ada dua maka pilih yang kedua atau yang ada di bawah. 
  • Jadinya akan seperti ini :


Langkah 5
  • Cari kode </head>.
  • Tambahkan kode di bawah ini dan letakan di atas kode </head>.
  • Kode :
<script src='http://7startmenu.googlecode.com/files/jquery_vstart.js' type='text/javascript'/><script src='http://7startmenu.googlecode.com/files/animatedcollapse.js' type='text/javascript'/><script type='text/javascript'>animatedcollapse.addDiv(&#39;cemo&#39;, &#39;fade=1&#39;)animatedcollapse.addDiv(&#39;uiemo&#39;, &#39;fade=1&#39;)animatedcollapse.addDiv(&#39;kkemo&#39;, &#39;fade=1&#39;)animatedcollapse.ontoggle=function($, divobj, state){}animatedcollapse.init()</script>
  • Kode tersebut berfungsi sebagai Show / Hide Script.


Langkah 6
  • Cari kode </body>.
  • Tambahkan kode di bawah ini dan letakan di atas kode </body>.
  • Kode :
<script src='http://7startmenu.googlecode.com/files/smiley_comment.js' type='text/javascript'/>
<script src='http://7startmenu.googlecode.com/files/upinipin_smiley_comment.js' type='text/javascript'/>
<script src='http://7startmenu.googlecode.com/files/kaskus_smiley.js' type='text/javascript'/>
  • Jadinya akan seperti ini :


Selamat mencoba ...
Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar ^^
Jangan lupa klik Tombol Like diatas kanan halaman

Jakarta Kebanjiran !

Selasa, 22 November 2011


Nah ini dia yang kocak
Dari gambar tampak karikatur bpk. Fauzi Bowo dan seseorang tengah berada di atas atap rumahnya yang kebanjiran, serta tampak sebuah tangan sedang melambai meminta tolong.

Menurut gw sih, ini gambar berupa sindiran untuk bpk. Fauzi Bowo tentang banjir di Jakarta.
Dari dialog dan gambar diatas, kita dapat menyimpulkan, bahwa bpk. Fauzi Bowo menganggap sebuah banjir yang dirasakan masyarakat Jakarta sebagai sebuah genangan.
Dengan enaknya, karikatur bpk. Fauzi Bowo mengatakan "ini genangan..! Bukan banjir..!" sembari memeras bajunya yang kebasahan. Pada gambar, banjir hanya setinggi paha karikatur bpk. Fauzi Bowo, tapi seseorang di belakangnya sedang tenggelam dan tampak melambaikan tangan meminta tolong.

^_^

Apa kata dunia?


Sebenarnya ini adalah tugas dari dosen gw.
Tugasnya adalah memberikan pendapat tentang gambar diatas.

Well, cukup menarik sebenarnya gambar diatas. Gimana ga menarik coba, dari gambar diatas terlihat 11 orang pejabat DPR dan 8 diantaranya terlihat sedang tertidur. Rekayasa kah?? Tentu aja engga. Gambar ini udah banyak disebar di google.
Yah, mau ga mau inilah potret 'keblangsakan' pemerintahan kita. Dengan gaji setinggi langit, fasilitas semewah raja membuat para pejabat ini terlena dengan tugas dan amanat yang telah dibebankan oleh rakyat kepada mereka.
Mau marah ?? kesel ??
Percuma !, gw sendiri dah kesel dari dulu dulu ngeliat pemerintahan kita ini. Mau ngadu, ga didenger.

Hufh, udah cape lah gw ngebahas pemerintahan kita ini. Kalian dah tau lah. Banyak banget yang bisa dibahas tentang 'keblangsakan' pemerintahan kita. Tapi, bukan berarti gw benci sama bangsa ini karena pemerintahannya. Gw cuma berharap bangsa ini dapat berubah.

Perubahan itulah yang harus dimulai dari diri sendiri.
Sebagai pemuda Indonesia, kita wajib meneruskan cita cita pejuang. Bukan memerdekakan Indonesia dari penjajah, tapi dengan memerdekakan Indonesia dari kebodohan dan kemelaratan.
Semoga pemuda pemuda Indonesia nantinya dapat memberi kesejahteraan kepada rakyat, amin.
Gw orang Indonesia, cinta Indonesia

Hidup Indonesia

Komodo as 7 Wonder

Kamis, 10 November 2011

Jakarta - Since Komodo dragons (Varanus commodoensis) announced on July 21, 2009 by the New 7 Wonders Foundation as one of the 28 wonders of the world, cheering and response and community support Indonesia bubbling.

Not just for the people of West Manggarai, East Nusa Tenggara (NTT), but almost the entire people of Indonesia anxiously hoping while garnering support, so that ancient animals that stores the specific advantages of tourism, it passed the New 7 Wonders Foundation selection as one among the seven wonders of the world.


But the euphoria was just rising, the people of Indonesia be disappointed because New7 Wonders Komodo rumored to be annulled as a candidate of one among the seven wonders of the world, because the Indonesian government considered uncooperative in the deposit fund fees and the Indonesian government as the committee objected penyelanggaran conferment Komodo as one one of the seven wonders of the world.
Nevertheless, we need to bear in mind that, dragons are not just economic value. In addition, the Komodo dragon became a symbol of national identity which reduces the value or philosophy of life of NTT. It is seen as a icon on Komodo pelambangaan kedarehan NTT society and government.
Terdaftaratau least Komodo as one of seven wonders of the world, Komodo dragon still has meaning and value to communities specifically Indonesia. Whereby, the New 7 Wonder attempts to capitalize on the island of Komodo certainly scratch the disappointment people of NTT and the people of Indonesia in general.
In news alerts media (print and electronic), removed from the endangered Komodo 28 wonders of the world if not to deposit 10 million U.S. $. That's not including the implementation of issuing 35 million U.S. $ to the New 7 Wonders.


Even the New 7 Wonders Foundation threatened if the fee is not paid and if Indonesia is not willing to become organizers conferment, the dragons will be deleted from section 28 wonders of the world.
A crowded news media questioned on this, pumping torn us to ask relevant credibility, capability and integrity of the Foundation for New 7 Wonder. That the selectivity of the New 7 Wonder who should be objectively assessed against the specification and the uniqueness of dragons as part of 7 keajabiban world, even changing capitalize Komodo as a tool to blackmail the Indonesian government and business interests of pragmatic New 7 Wonder.
If we sniff, the symptoms of capitalization New 7 Wonder of the dragon that has been felt since the rise and fall of dragons in the rankings while seven wonders of the world. Even vote for komodo island was removed from the site New 7 Wonders by reason of damage hosting.


It's hard to accept. Appropriate, if the New 7 Wonder objective, rise and fall of dragons in the selection ranking seventh world keajabain ditransparansikan on Indonesian society and convey a more rational reasons.
Similarly, any threat to New 7 Wonder of the Indonesian government considered excessive and "tend to squeeze". Thus, the capacity of New 7 Wonder true questionable. Not only by the people of Indonesia, but by the entire world community has been concerned about the dragons.


Institution that has worldwide this is "is blacklisted" because it has no integrity as ivent organizing the prestigious and world scale. Even the world community should be suspicious of the New 7 Wonders that there are business interests behind all this.


If the Foundation for New 7 Wonder objective and transparent, should all related persyarakatan fee has been delivered to the Indonesian government since it was first registered as a candidate for winning Komodo seven wonders of the world on the site New 7 Wonder.


Moreover, his name "if not blackmail, if the information is cost fee charged after the Komodo registered as a candidate from one of seven keajabiban world". Roughly speaking, the Indonesian government seems trapped in a dirty business game blunders New 7 Wonder.


10 Million U.S. $ for the People


If a deposit of U.S. $ 10 million was given to the New 7 Wonders, then the government wrong. Because the funds in the amount of it, it should cater for the communities around the island of Komodo.
Yet in the end terpublikasinya dragons as part of the seven wonders of the world are expected to open wide implications for the tourism zone berekses on increasing household incomes and government in the field of tourism.
But conversely, if its registered Komodo as 7 wonders of the world it just makes it suck up the budget because the government in large numbers. Should "we do not need to rush to envision dragons are listed as part of the seven wonders of the world".


After all, whether registered or Komodo islands in 7 wonders of the world not in the least risky for the sale price (market value) the island of Komodo in the field of tourism.


Funds amounting to 400 billion, it should be earmarked for supporting tourism infrastructure development, thus, attractiveness and kepeminatan community to the larger island of Komodo. Because the important thing is, Komodo Island provide articulation in the economic sector and remotely impressed on increasing the capacity of local economic income.


Besides the threat of food insecurity due to extreme weather conditions and the implications are difficult to control inflation in early 2011, making us worthy of "double counting" for poured money amounting to Rp 400 billion on the New 7 Wonder with the rationalization that is not clear. Should budget for it was meant for the public to something more important and long-term.


Government Must Firm


Either way, Komodo Island Indonesia is the national identity. Due menginagurasikan island tourist attraction has been famous to almost the whole world. Indonesia issues not on how much the government must deposit the fee in the New 7 Wonder, but in a matter of pride that we as a nation should not meddle diobok by institutions that are not credible as New 7 Wonder.


Government, especially the Ministry of Culture and Tourism, should take a firm stance against the New 7 Wonder, that the Indonesian island of Komodo was formally interesting selection of seven wonders of the world organized by the Foundation for New 7 Wonder. Because attitudes tap-tapping and threats made New 7 Wonder has eroded the credibility of the Indonesian community in the eyes of the world. In the end, the people of Indonesia rejects all business intrigue News 7 Wonders to capitalize on Komodo Island for any reason.

Viewer

Viewer yang akan saya bahas kali ini adalah alat bantu untuk mempresentasikan dokumen, video, dan lain - lain melalui sebauh laptop maupun PC.


Proyektor Epson EB S9 adalah proyektor yang saya pilih karena mempunyai spesifikasi dan harga yang relatif murah dibandingkan dengan proyektor dengan jenis serupa.


Sebuah pilihan yang cerdas untuk presentasi, Epson PowerLite S9 memberikan kelas-sentris fitur dan kinerja yang kuat yang yakin untuk menangkap perhatian relasi anda ‘- semua dengan harga terjangkau. Hebatnya mudah digunakan, intuitif proyektor ini termasuk USB Plug ‘n konektivitas Play, yang kompatibel dengan PC dan Mac ® komputer. Proyektor juga fitur built-in subtitel, audio keluar dan monitor keluar kemampuan, yang adalah alat penting untuk presentasi yang efektif. Dan, dengan teknologi 3LCD Epson, resolusi SVGA dan 2500 lumen output warna terang dan 2500 lumens output1 cahaya putih, S9 PowerLite menghasilkan warna-warna cerah dan gambar yang tajam di hampir setting apapun. Dengan harga sekitar Rp. 3.600.000 an membuat proyektor ini semakin banyak dipilih sebagai proyektor no. 1


Specification :
Projection System: Epson 3LCD, 3-chip optical engine
Projection Method: Front / rear / ceiling mount
Driving Method: Epson Poly-silicon TFT Active Matrix
Pixel Number: 480,000 dots (800 x 600) x 3
White Light Output: 2500 lumens1 (ISO 21118 Standard)
Color Light Output: 2500 lumens1
Aspect Ratio: 4:3
Native Resolution: 800 x 600 (SVGA)
Resize: 640 x 480 (VGA), 1024 x 768 (XGA), 1152 x 864 (SXGA1), 1280 x 800 (WXGA), 1440 x 900 (WSXGA), 1280 x 960 (SXGA2), 1280 x 1024 (SXGA3), 1280 x 768 (WXGA60-1), 1360 x 768 (WXGA60-2), 1400 x 1050 (SXGA+)
Lamp Type: E-TORL™ 200 W UHE
Lamp Life:
  • ECO mode: Up to 5000 hours2
  • Normal mode: Up to 4000 hours2
Throw Ratio Range: 1.45 – 1.96 (4:3)
Size (projected distance): 30″ – 350″ (2.9′ – 34.4′)
Keystone Correction: Manual: Vertical: ±30 degrees
USB Plug ‘n Play: Projector is compatible with PC and Mac® computers
Contrast Ratio: Up to 2000:1
Color Reproduction: 16.77 million colors

Projection Lens

Type: Manual focus
F-number: 1.44
Focal Length: 16.6 mm
Zoom Ratio: Digital zoom 1.0 – 1.35

Other

Display Performance:
    • NTSC: 480 lines
    • PAL: 560 lines
(Depends on observation of the multi-burst pattern)
Input Signal: NTSC / NTSC4.43 / PAL / M-PAL / N-PAL / PAL60 / SECAM / SDTV / HDTV
Interfaces:
  • Computer / Component video: D-sub 15 pin x 1
  • S-video: Mini DIN x 1
  • Composite video: RCA (Yellow) x 1
  • Audio in: Stereo Mini x 1
  • USB connector: Type B x 1
  • Monitor out: D-sub 15 pin x 1
  • Audio out: Stereo Mini x 1
Speaker: 1 W monaural
Operating Temperature: 41° to 95° F (5° to 35° C)
Power Supply Voltage: 100 – 240 V ±10%, 50 / 60 Hz
Power Consumption:
  • Normal mode: 280 W
  • Communication on: 2.6 W Standby
  • Communication off: 0.3 W Standby
Fan Noise:
  • ECO mode: 29 dB
  • Normal mode: 37 dB
Security:
  • Kensington®-style lock provision
  • Padlock
  • Security anchor bar

Dimensions

Including feet: 11.6″ x 9.0″ x 3.1″ (W x D x H)
Excluding feet: 11.6″ x 9.0″ x 3.0″ (W x D x H)
Weight: 5.1 lb (2.3 kg)

Remote Control

Features: Source search, computer, video, USB, power, aspect, color mode, volume, e-zoom, A/V mute, freeze, menu, esc, enter, page up and down, help, auto, mouse functions, user, num, pointer
Operating Angle:
  • Right / Left: ±30 degrees
  • Upper / Lower: ±15 degrees
Operating Distance: 19′ (6 m)